Manajemen kesehatan lansia mencakup promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Posyandu lansia dan pemeriksaan berkala mendukung deteksi dini.
Edukasi gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan jiwa penting.
Dukungan keluarga dan komunitas meningkatkan kualitas hidup.
Evaluasi program dan kepuasan lansia dilakukan berkala.
Pengelolaan kesehatan masyarakat membutuhkan perencanaan yang terarah, berbasis data, serta melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat. Upaya promotif dan preventif perlu berjalan beriringan dengan pelayanan kuratif dan rehabilitatif.
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga memerlukan evaluasi secara berkala. Data hasil pemantauan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan, menentukan prioritas, dan memperbaiki pelaksanaan program kesehatan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program studi dan pendidikan, kunjungi MKM Universitas MH Thamrin.